Sedang Memuat Halaman ...

30 April 2022 - Telp.0274 367867/email: dpmptsp@bantulkab.go.id/ WA:0813 2884 8393 /WA OSS pusat : 0815 118 28000 . / 04 Maret 2025 - Semua permohonan SIP Tenaga kesehatan yang telah memiliki STR seumur hidup, selain Bidan dan Apoteke . /
TOTAL PENGUNJUNG : 14.282.643

DPMPTSP se-DIY Jajaki Peluang Kerja Sama Investasi dengan Republik Rakyat Tiongkok


Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengikuti konferensi video bersama diplomat Republik Indonesia yang bertugas di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) pada Kamis (02/07). Pertemuan ini bertujuan menggali potensi kerja sama investasi lintas negara guna mendorong peningkatan investasi yang berkualitas di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kegiatan dibuka dengan paparan Kepala DPMPTSP DIY, Ghofar Ismail, S.I.P., M.I.B.L., yang menyampaikan perkembangan capaian investasi di DIY. Ia menjelaskan bahwa realisasi investasi DIY pada tahun lalu berhasil melampaui target yang ditetapkan pemerintah pusat dengan nilai mencapai Rp8,4 triliun. Pada tahun 2026, DIY menargetkan realisasi investasi sebesar Rp10,8 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan hasil kunjungan pada ajang The 2026 Global Mayors Dialogue di Provinsi Anhui, RRT, yang membuka peluang masuknya investor ke Daerah Istimewa Yogyakarta.

Disampaikannya pula, Gubernur DIY menginginkan investasi yang masuk selaras dengan falsafah pembangunan DIY, yaitu Hamemayu Hayuning Bawana. Investasi yang diharapkan merupakan investasi berbasis ekonomi kreatif, tidak merusak lingkungan, serta memberikan manfaat dan dampak langsung bagi masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal.

Sejumlah sektor yang menjadi ketertarikan calon investor dari RRT turut dibahas dalam pertemuan tersebut, di antaranya pengembangan energi surya melalui pengelolaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), proyek desalinasi air laut menjadi air tawar, sektor agribisnis, serta pengembangan industri MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).

Pada sesi diskusi, Pradhika Nurul Huda, B. Econ., diplomat Indonesia yang bertugas di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dan telah lama tinggal di RRT, menyampaikan komitmennya untuk membantu menghubungkan bidang-bidang investasi yang paling sesuai dengan potensi yang dimiliki DIY.

Ia menjelaskan bahwa untuk sektor energi surya, terdapat perusahaan asal RRT yang kredibel dan telah berpengalaman mengembangkan proyek serupa di Vietnam. Perusahaan tersebut direncanakan akan melakukan survei sebagai langkah awal penjajakan investasi di DIY.

Sementara itu, untuk proyek desalinasi air laut menjadi air tawar, komunikasi telah dilakukan dengan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di RRT. Adapun pada sektor agribisnis, agroindustri, dan peternakan, telah terjalin dialog dengan kalangan akademisi guna berbagi pengetahuan mengenai pengelolaan pertanian dan peternakan modern.

Dalam forum tersebut, DPMPTSP dari empat kabupaten dan satu kota di DIY juga menyampaikan berbagai masukan dan usulan terkait peluang kerja sama yang dapat dikembangkan. Beberapa di antaranya meliputi identifikasi lokasi yang potensial untuk pemanfaatan energi surya beserta skema pengembangannya, lokasi yang berpotensi dikembangkan sebagai kawasan MICE, serta kebutuhan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pengelolaan sampah dan limbah, baik cair maupun padat, termasuk solusi bagi sektor peternakan.

Selain itu, peserta juga menyampaikan perlunya pengembangan fasilitas cold storage dan sistem pengolahan ikan terpadu untuk mendukung sektor perikanan. Aspek teknis lainnya yang turut menjadi perhatian adalah kebutuhan luasan lahan dan sumber daya manusia yang diperlukan dalam merealisasikan berbagai peluang investasi tersebut.

Melalui konferensi video ini, diharapkan komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan mitra di Republik Rakyat Tiongkok dapat terus berlanjut sehingga menghasilkan investasi yang berkualitas, berkelanjutan, dan selaras dengan arah pembangunan Daerah Istimewa Yogyakarta.

~pm

 





Komentar Pengunjung